DARI K.A.W.A.N
Menuju SyurgaNya
ada yang berlari...tak kenal henti
Kadang terengah-engah...berhenti
Ada yg berjalan
Pelan...sangat pelan
Ada yang merangkak
Sangat kepayahan...rumit..sulit
Menuju NerakaNya
Ada yang berlari...tak kenal henti
Ada yang pelan...enggan
Ada yang...
Ah ... Andai semua mata melihatnya nyata
*puisi dari K-1@
repost 15juli16
ada yang berlari...tak kenal henti
Kadang terengah-engah...berhenti
Ada yg berjalan
Pelan...sangat pelan
Ada yang merangkak
Sangat kepayahan...rumit..sulit
Menuju NerakaNya
Ada yang berlari...tak kenal henti
Ada yang pelan...enggan
Ada yang...
Ah ... Andai semua mata melihatnya nyata
*puisi dari K-1@
repost 15juli16
posted from Bloggeroid
DEBU RAMADHAN
...Dan jelang perpisahan ini menyimpan rindu yg mendalam...
Tidak kuasa untuk bertemu senja esok...
Sebagai pertanda...engkau pergi
Entah akan bertemu kembali
Dengan rasa riang dan sukacita yang sama
Dengan cinta terus tumbuh dan bertambah
Penyambutan yg begitu mesra
Perpisahan mengharu biru di dalam dada
Biar lagi kusimpan rindu ini...
Semoga menjadi energi
untuk setia menanti datangmu kembali
Ramadhan ...berat hati ini melepasmu...
engkau pergi, Fajar Kemenangan menggantimu..
Bagaimana bisa kugambarkan...
Sedang engkau telah mengaduk-aduk rasa
Apakah aku harus sedih atau bahagia
Semoga cintaku semakin bertumbuh untuk Muhammad Rasul-ku
Semoga Engkau Wahai Rabbku berkenan mencintaiku...
Sungguh aku malu ..
Dengan amalku yang tak jua seujung kuku
Namun diberi seluas lautan nikmatMu
Bersanding takut dan harapku...
Aku hanya debu duniaMu
Namun Engkau Wahai Rabbku...
tidak akan pernah abai walau hanya seberat 'zarrah' amal hambaMu
#30Ramadhan1437H
050716
Tidak kuasa untuk bertemu senja esok...
Sebagai pertanda...engkau pergi
Entah akan bertemu kembali
Dengan rasa riang dan sukacita yang sama
Dengan cinta terus tumbuh dan bertambah
Penyambutan yg begitu mesra
Perpisahan mengharu biru di dalam dada
Biar lagi kusimpan rindu ini...
Semoga menjadi energi
untuk setia menanti datangmu kembali
Ramadhan ...berat hati ini melepasmu...
engkau pergi, Fajar Kemenangan menggantimu..
Bagaimana bisa kugambarkan...
Sedang engkau telah mengaduk-aduk rasa
Apakah aku harus sedih atau bahagia
Semoga cintaku semakin bertumbuh untuk Muhammad Rasul-ku
Semoga Engkau Wahai Rabbku berkenan mencintaiku...
Sungguh aku malu ..
Dengan amalku yang tak jua seujung kuku
Namun diberi seluas lautan nikmatMu
Bersanding takut dan harapku...
Aku hanya debu duniaMu
Namun Engkau Wahai Rabbku...
tidak akan pernah abai walau hanya seberat 'zarrah' amal hambaMu
#30Ramadhan1437H
050716
posted from Bloggeroid
Hamasah!
jika ada jarak
Bukan sebab kita mesti berteriak
Ia terbolak -balik
namun ia terlanjur dekat
Tersimpul Terikat kuat
Yaa Muqallibal Qulub..
Tsabbit qulub ala diinik...ala da'watik
Terlampaui senja
Menengadah dalam bait doa
Untuk Wajah-wajah penuh cinta
Sesaat...
Menahan perih diujung mata
Menyisakan Gemuruh dalam rongga dada
Esok kita akan melewati hari yang berbeda
Akan bergulir masa
Meski ruh dan jasad masih sama
Bukan tentang luka
Karena tentu ada perih semakin menganga
Ini Tentang Cinta
Terlanjur merekah diujung kisah
Ini tentang Iman
Tanpanya kita tidak akan pernah merasa aman
Jika sesuatu saat aku terlupa, khilaf bahkan tersesat
Hatiku akan selalu menunggu nasihat
untuk selalu ingat
Nilai kebenaran ada dan pernah kita pahat
Hamasah!
#26Ramadhan1437H
*hamasah=semangat
Bukan sebab kita mesti berteriak
Ia terbolak -balik
namun ia terlanjur dekat
Tersimpul Terikat kuat
Yaa Muqallibal Qulub..
Tsabbit qulub ala diinik...ala da'watik
Terlampaui senja
Menengadah dalam bait doa
Untuk Wajah-wajah penuh cinta
Sesaat...
Menahan perih diujung mata
Menyisakan Gemuruh dalam rongga dada
Esok kita akan melewati hari yang berbeda
Akan bergulir masa
Meski ruh dan jasad masih sama
Bukan tentang luka
Karena tentu ada perih semakin menganga
Ini Tentang Cinta
Terlanjur merekah diujung kisah
Ini tentang Iman
Tanpanya kita tidak akan pernah merasa aman
Jika sesuatu saat aku terlupa, khilaf bahkan tersesat
Hatiku akan selalu menunggu nasihat
untuk selalu ingat
Nilai kebenaran ada dan pernah kita pahat
Hamasah!
#26Ramadhan1437H
*hamasah=semangat
posted from Bloggeroid
BACALAH!
Pernah kita melakukan kesalahan di waktu yang lalu.
akan tetapi, manusia diberikan Allah Swt anugerah yang luar biasa;
untuk belajar dan berubah!
belajar; tentang kemampuan belajar manusia masa lalu..
.untuk menjadi luar biasa
belajar; tentang apa, siapa, bagaimana, menetukan masa depan sebuah bangsa
belajar; tentang meninggalkan keterbelakangan dan bangkit dari keterpurukan
Menjadi Bangsa yg besar
berani berubah dan mau belajar
berubah; berani belajar dengan cara yang tak biasa!
belajar tentang ilmu dan peradaban terhebat
menciptakan manusia-manusia unggul...
Belajar dari Eropa pada awal Renasains yang tidak menunggu menjadi bangsa kaya.. Memulanya dengan membaca!
Jepang tidak berlama-lama memulai Restorasi Meiji... mereka membaca!
Harun al Rasyid dan al Makmun, menjadikan peradaban Islam peradaban buku.. Berbudaya membaca!
Semua bangsa dan orang-orang besar menyadari bahwa belajar tidak perlu selalu mahal....mereka membaca!
Kejayaan bukanlah kumpulan romantisme perjuangan yang menyelimuti
ia adalah energi substansi, legitimasi, untuk bisa dilakoni
...sekali...dua kali...sekian kali... hingga kemenangan hakiki
Kunci kemenangan telah ada di tangan ....bukalah!
...mulailah!
Iqro'.....Bacalah!
Bacalah dengan menyebut nama Allah yang Maha Bijaksana.
B212, 4jan'11, 7:54
repost 19Ramadhan1437H
akan tetapi, manusia diberikan Allah Swt anugerah yang luar biasa;
untuk belajar dan berubah!
belajar; tentang kemampuan belajar manusia masa lalu..
.untuk menjadi luar biasa
belajar; tentang apa, siapa, bagaimana, menetukan masa depan sebuah bangsa
belajar; tentang meninggalkan keterbelakangan dan bangkit dari keterpurukan
Menjadi Bangsa yg besar
berani berubah dan mau belajar
berubah; berani belajar dengan cara yang tak biasa!
belajar tentang ilmu dan peradaban terhebat
menciptakan manusia-manusia unggul...
Belajar dari Eropa pada awal Renasains yang tidak menunggu menjadi bangsa kaya.. Memulanya dengan membaca!
Jepang tidak berlama-lama memulai Restorasi Meiji... mereka membaca!
Harun al Rasyid dan al Makmun, menjadikan peradaban Islam peradaban buku.. Berbudaya membaca!
Semua bangsa dan orang-orang besar menyadari bahwa belajar tidak perlu selalu mahal....mereka membaca!
Kejayaan bukanlah kumpulan romantisme perjuangan yang menyelimuti
ia adalah energi substansi, legitimasi, untuk bisa dilakoni
...sekali...dua kali...sekian kali... hingga kemenangan hakiki
Kunci kemenangan telah ada di tangan ....bukalah!
...mulailah!
Iqro'.....Bacalah!
Bacalah dengan menyebut nama Allah yang Maha Bijaksana.
B212, 4jan'11, 7:54
repost 19Ramadhan1437H
posted from Bloggeroid
T.A.R.B.I.Y.A.H
Tarbiyahi itu...
Saling belajar
Saling bersabar
Membidik juga Membibit
Menggali juga mengajari
Tarbiyah itu
Membidik potensi
Membibit bakat
Menggali kekuatan
Mengajari Keteguhan
Membina Insan
Membangun Pilar utama Peradaban
Tarbiyah itu...
Teguh Memaknai waktu..
Berani Menjalani proses...
Tarbiyah itu..
Mengambil dua wasiat Nabi
Menjadi Mata air yang tidak pernah kering dan berhenti
Tarbiyah itu..
Menjadikan jiwamu terus Muda
Hingga tubuhmu telah Renta
Atau didahului senja
Keistiqomahan Tarbiyah
Adalah kolaborasi Keberanian, ketenangan, dan Optimisme
Tarbiyah itu...
Melakukan Kebaikan untuk Perbaikan
Membawa cita-cita berpadu utuh
tentang Diri dan Ummat
Tentang Dunia dan Akhirat
#19Ramadhan1437H
Saling belajar
Saling bersabar
Membidik juga Membibit
Menggali juga mengajari
Tarbiyah itu
Membidik potensi
Membibit bakat
Menggali kekuatan
Mengajari Keteguhan
Membina Insan
Membangun Pilar utama Peradaban
Tarbiyah itu...
Teguh Memaknai waktu..
Berani Menjalani proses...
Tarbiyah itu..
Mengambil dua wasiat Nabi
Menjadi Mata air yang tidak pernah kering dan berhenti
Tarbiyah itu..
Menjadikan jiwamu terus Muda
Hingga tubuhmu telah Renta
Atau didahului senja
Keistiqomahan Tarbiyah
Adalah kolaborasi Keberanian, ketenangan, dan Optimisme
Tarbiyah itu...
Melakukan Kebaikan untuk Perbaikan
Membawa cita-cita berpadu utuh
tentang Diri dan Ummat
Tentang Dunia dan Akhirat
#19Ramadhan1437H
posted from Bloggeroid
Posted by Unknown
BERIKUTNYA UNTUK UKHUWAH YANG SAMA
Disini lah kita belajar....
Aku, kamu, kita...
Di pagi buta...
menunggu hujan reda...
tengah waktu dhuha...
bismillah kita berangkat!
menyusuri panjangnya jalan...
motivasi dan dialog pribadi....
sedikit lagi sampai tujuan!
mie instan yg salah paham...
sarapan yang telat...
bekal lambung di perjalanan!
Tidak lagi menghindari tilang...
dengan menyapa..
berputar2..
tersesat skala rendah....
deg-degan hilang, kita Tertawa!
tanpa Melintasi laut..
apa adanya....
menikmati ukhuwah!
segar...sekian lama tak olah raga....
Niikmat.!! ...Mantaap!
Berpose seperti segan...
alami atau nampak alami, Sama saja! ...kita tetap senang!
menu sama...
gorengan dan atau tanpa digoreng
semua tersenyum ... tetap bahagia!
Sebagai selingan ingatan...
melingkar bersama,
meski tidak selalu bersama-sama....
Pernah joging pagi juga atau sore...berpeluh!
Upaya kita untuk tetap kuat!
Menikmati hari-hari yang tidak akan berulang....
Sekedar ingin bilang rindu ketika jauh...
dan malu dibungkus mujamalah ketika dekat...
uhibbukifillah!
Tak usah peduli....
rasa’tua’ dan ‘muda’ sama saja!....
si’tua’ berlaku muda,
yg’muda’ cukup dewasa!
Sengketa...bukan tanah tapi hati....dari situlah kita tahu bahwa cinta ini tidak perlu dibagi...
tetap sama dengan cara berbeda!
nikmatnya ukhuwah lebih dari berdua
kita buat lebih sederhana tentang cinta dan sebaliknya
mengulang komitmen ukhuwah... mulai dari awal berkali-kali...
agar arti CINTA ini terbukti...
dan jika ada yang salah atau semisalnya...
beri waktu saja...
Iya akan hilang tanpa bekas karena kecintaan padaNya
Insya Allah...!!
jangan khawatir...
pengorbanan adalah perjuangan...
nikmatnya ...
awal dan akhirnya
Apalagi??...
bukan?!!...banyaak lagi...
Tentangmu...diriku...juga mereka....
Inilah perbedaan yang menyatukan....
kesenangan....
persamaan...
Hanya di dunia ini.....
yang lainnya ....
berharap itu di Syurga!
Yaa Allah....klo bukan karena TARBIYAH dan jatah USIA....
mungkin “cerita ini” tidak akan ada..
#27012012
(repost 16ramadhan1437H)
Aku, kamu, kita...
Di pagi buta...
menunggu hujan reda...
tengah waktu dhuha...
bismillah kita berangkat!
menyusuri panjangnya jalan...
motivasi dan dialog pribadi....
sedikit lagi sampai tujuan!
mie instan yg salah paham...
sarapan yang telat...
bekal lambung di perjalanan!
Tidak lagi menghindari tilang...
dengan menyapa..
berputar2..
tersesat skala rendah....
deg-degan hilang, kita Tertawa!
tanpa Melintasi laut..
apa adanya....
menikmati ukhuwah!
segar...sekian lama tak olah raga....
Niikmat.!! ...Mantaap!
Berpose seperti segan...
alami atau nampak alami, Sama saja! ...kita tetap senang!
menu sama...
gorengan dan atau tanpa digoreng
semua tersenyum ... tetap bahagia!
Sebagai selingan ingatan...
melingkar bersama,
meski tidak selalu bersama-sama....
Pernah joging pagi juga atau sore...berpeluh!
Upaya kita untuk tetap kuat!
Menikmati hari-hari yang tidak akan berulang....
Sekedar ingin bilang rindu ketika jauh...
dan malu dibungkus mujamalah ketika dekat...
uhibbukifillah!
Tak usah peduli....
rasa’tua’ dan ‘muda’ sama saja!....
si’tua’ berlaku muda,
yg’muda’ cukup dewasa!
Sengketa...bukan tanah tapi hati....dari situlah kita tahu bahwa cinta ini tidak perlu dibagi...
tetap sama dengan cara berbeda!
nikmatnya ukhuwah lebih dari berdua
kita buat lebih sederhana tentang cinta dan sebaliknya
mengulang komitmen ukhuwah... mulai dari awal berkali-kali...
agar arti CINTA ini terbukti...
dan jika ada yang salah atau semisalnya...
beri waktu saja...
Iya akan hilang tanpa bekas karena kecintaan padaNya
Insya Allah...!!
jangan khawatir...
pengorbanan adalah perjuangan...
nikmatnya ...
awal dan akhirnya
Apalagi??...
bukan?!!...banyaak lagi...
Tentangmu...diriku...juga mereka....
Inilah perbedaan yang menyatukan....
kesenangan....
persamaan...
Hanya di dunia ini.....
yang lainnya ....
berharap itu di Syurga!
Yaa Allah....klo bukan karena TARBIYAH dan jatah USIA....
mungkin “cerita ini” tidak akan ada..
#27012012
(repost 16ramadhan1437H)
posted from Bloggeroid
AKU IRI PADAmu...
Mereka bertepuk untukku
Mengenal namaku
Aku canggung padamu...
Kau berbuat dalam diam yang menggerakkan
Sunyi dari keramaian
Ku tahan lisan untuk namamu
Penduduk Langit lebih pantas mengenalmu
Membalasmu dengan balasan yg lebih baik
Mereka iri padaku
Aku lebih iri padamu
Pesanmu padaku:
"Tak boleh ada yang tergadai dari isi rumahmu"
Usai Mendaratkan Tunai tanpa kurang serupiahpun
*Titip 10 juta ini Untuk Palestina*
Hening panjang ...terisak aku
Menggetar hati hingga kulit jemariku
Hanya Lantunan Takbir ungkapan takjubku
Kemudian menghentikan Tuturku padamu
Yaa Allah maafkan hati kami dengan setumpuk lalainya
Engkaulah Maha menggerakkan Hati
Dekatkan kami dengan Keimanan dan kecintaan PadaMu dan RasulMu
Selangkah...demi selangkah..
Sedepa...
Sejengkal...
Hingga tak berjarak...
Bersatu dalam Qolbu...
Beriring lisan dan laku...
IMAN yang UTUH
Salam hormatku
Semoga Berkah melimpahi seluruh keluarga kaum muslim seluruh dunia
Terkhusus untukmu
_-------
Ada banyak Cinta
untukmu
wahai Baitul Maqdis wal Muqaddas
#Senja14Ramadhan1437H
Mengenal namaku
Aku canggung padamu...
Kau berbuat dalam diam yang menggerakkan
Sunyi dari keramaian
Ku tahan lisan untuk namamu
Penduduk Langit lebih pantas mengenalmu
Membalasmu dengan balasan yg lebih baik
Mereka iri padaku
Aku lebih iri padamu
Pesanmu padaku:
"Tak boleh ada yang tergadai dari isi rumahmu"
Usai Mendaratkan Tunai tanpa kurang serupiahpun
*Titip 10 juta ini Untuk Palestina*
Hening panjang ...terisak aku
Menggetar hati hingga kulit jemariku
Hanya Lantunan Takbir ungkapan takjubku
Kemudian menghentikan Tuturku padamu
Yaa Allah maafkan hati kami dengan setumpuk lalainya
Engkaulah Maha menggerakkan Hati
Dekatkan kami dengan Keimanan dan kecintaan PadaMu dan RasulMu
Selangkah...demi selangkah..
Sedepa...
Sejengkal...
Hingga tak berjarak...
Bersatu dalam Qolbu...
Beriring lisan dan laku...
IMAN yang UTUH
Salam hormatku
Semoga Berkah melimpahi seluruh keluarga kaum muslim seluruh dunia
Terkhusus untukmu
_
Ada banyak Cinta
untukmu
wahai Baitul Maqdis wal Muqaddas
#Senja14Ramadhan1437H
posted from Bloggeroid


